Warning: session_start(): Cannot send session cookie - headers already sent by (output started at /home/frengki/public_html/config/connect.php:21) in /home/frengki/public_html/postdetail.php on line 5

Warning: session_start(): Cannot send session cache limiter - headers already sent (output started at /home/frengki/public_html/config/connect.php:21) in /home/frengki/public_html/postdetail.php on line 5
Frengki Kwan - QQ
 

Warning: fopen(counter/visit.db): failed to open stream: Permission denied in /home/frengki/public_html/counter/counter.php on line 41

Warning: fwrite() expects parameter 1 to be resource, boolean given in /home/frengki/public_html/counter/counter.php on line 43

Warning: fclose() expects parameter 1 to be resource, boolean given in /home/frengki/public_html/counter/counter.php on line 45
Frengki Kwan - QQ
 
Dengan Kunci ini masa depan gemilang Anda akan terbuka! -- www.frengkikwan.com --
     April 24, 2018, 09:48 AM
Untitled Document Today (232)  Yesterday (232)  Total Visitor (500000)  
Home QQ
Profile
QQ
Job
QQ
Property
QQ
Gallery
QQ
Inspiration
QQ
Dreams
QQ
Contact
Frengki Kwan - QQ
 
 
Saya, Frengki Kwan, bukanlah pribadi paling hebat di dunia bisnis, bukan juga
orang super sukses. Namun melalui website ini, sebuah website yang berisikan perjalanan menapaki tangga kesuksesan tentu mampu memberikan setitik cahaya harapan bagi masa depan para pembaca website ini.
Selamat membaca dan silakan persiapkan tangga kesuksesan Anda!

Category  >>  Kesehatan
 
Kejang atau Epilepsikah Seorang Anak?
 
KETAHUI PERBEDAANNYA -- Kejang merupakan suatu gejala klinis yang banyak terjadi pada anak, baik disertai dengan demam ataupun tanpa demam. Kejang dan epilepsi disebabkan oleh gangguan pada saraf otak. Namun kejang bukan berarti epilepsi, melainkan konsekuensi dari adanya epilepsi atau gejalanya.
 
LEBlH LANJUT SOAL PERBEDAAN ANTARA EPILEPSI DAN KEJANG. Epilepsi adalah suatu penyakit, sedangkan kejang hanyalah merupakan suatu gejala. Jika seseorang kejang, hal ini bukan berarti penyebab utamanya adalah epilepsi. Sebagai contoh, seorang yang menderita cedera kepala mungkin saja mengalami beberapa kali kejang. Dalam kasus ini, penderita tidak didiagnosis sebagai epilepsi dan mereka dapat hidup dengan normal selanjutnya. Oleh karenanya, adalah hal yang penting untuk melakukan evaluasi secara keseluruhan tentang mereka yang mengalami kejang.

PENYEBAB KEJANG
Kejang dapat terjadi akibat adanya kelainan medis, rendahnya kadar gula darah, infeksi, cedera kepala, keracunan, atau obat-obatan tertentu. Selain itu, kejang juga dapat disebabkan oleh tumor otak atau kelainan saraf lainnya. Kurangnya oksigen ke otak juga dapat menyebabkan kejang. Pada beberapa kasus, penyebab kejang mungkin tidak diketahui. Kejang yang terjadi berulang tanpa disertai demam mungkin merupakan suatu indikasi akan adanya suatu kondisi kronik yang dikenal sebagai epilepi.

KEJANG VS EPILEPSI
Kejang adalah keadaan klinik yang timbul sebagai ketidaknormalan bangkitan listrik otak yang disertai perubahan fungsi otak. Gejala dari kejang dapat berupa penurunan kesadaran maupun suatu konvulsi. Kejang diklasifikasikan menurut gejala yang timbul dan bagian otak mana yang terpengaruh.

Epilepsi adalah kejang berulang tanpa demam, dimana penyebab berasal dari otak bukan disebabkan sekunder oleh penyakit sistemik. Secara neurofisiologi klinik dijumpai adanya letupan Iistrik sekelompok sel otak disertai perubahan fungsi sel tersebut. Tidak mudah untuk mengidentifikasi epilepsi pada kejang yang pertama kali. Sebagian besar dari penderita epilepsi belum dapat diidentiifkasi penyebabnya. Untuk identifikasinya, diperlukan evaluasi secara klinis, dan terkadang diperlukan bantuan alat EEG, CT scan, dan MRl.

Hal-hal yang telah diidentifikasi sebagai penyebab epilepsi meliputi kerusakan otak akibat cedera kepala, kerusakan otak dari infeksi atau tumor, kekurangan oksigen dari hampir tenggelam atau kelahiran yang bermasalah, serta penyakit yang menyebabkan kekurangan oksigen ke otak.

Waspadai saat anak Anda mulai mengalami demam yang dapat berlanjut pada kejadian kejang ataupun epilepsi.

Kejang satu kali mungkin bukan epilepsi, tapi bilamana seseorang mengalami kejang lebih dari dua hingga tiga kali dengan keluhan dan gejala yang sama, maka kemungkinan besar menderita epilepsi. Epilepsi dapat disebabkan karena perubahan cara kerja otak. Perubahan kerja ini dapat diakibatkan oleh luka kepala berat, kekurangan oksigen pada otak yang mengakibatkan gangguan sistem otak,tumor
otak, radang otak, keracunan timah hitam, atau kelainan genetik seperti tubersklerosis.

Epilepsi adalah penyakit yang kronik, sedangkan kejang dapat terjadi hanya sekali atau lebih tergantung dengan kejadian yang menyebabkan terjadinya kejang tersebut. Karena epilepsi adalah penyakit yang kronik, anak harus diberi pengobatan rutin sampai dengan dua tahun bebas kejang. Sebagian besar epilepsi pada anak bisa disembuhkan.
 
   
inserted at 2011-12-21 13:59:00  |  Dr. Amril A Burhany, Sp.A (K). MM Dokter Spesialis Anak, Konsultan Syaraf Anak - RS Puri lndah  
 
ARTICLE ARCHIVE  
   
Keluarga
Kesehatan
 
Anda SAKIT ...
Anda SAKIT KEPALA? Atasi dengan Jahe!
Menjaga Kebugaran ...
Menjaga Kebugaran Saat Bekerja
Kenali Stroke ...
Kenali Stroke dan Faktor Risikonya
Serangan Fajar ...
Serangan Fajar Stroke
Gaya Hidup ...
Gaya Hidup Sehat, Cara Jitu Cegah Stroke
Nyeri Otot, ...
Nyeri Otot, Pahami Secara Menyeluruh
Nyeri Punggung, ...
Nyeri Punggung, Si Pengganggu Aktivitas
Tanda-Tanda Sakit ...
Tanda-Tanda Sakit Jantung yang Sering Diremehkan
Bahaya Sakit ...
Bahaya Sakit Kepala, Kapan Harus Waspada?
Apa ltu ...
Apa ltu Psoriaris?
Depresi...
Dismenorea Pengganggu ...
Dismenorea – ‘Pengganggu’ Wanita
Kejang atau Epilepsikah Seorang Anak?
Deteksi Dini ...
Deteksi Dini Kelainan Penyakit Tulang Belakang
Penyebab Penyakit, ...
Penyebab Penyakit, Jangan Langsung Nyalakan AC Saat Masuk Mobil
Penyakit Jantung? ...
Penyakit Jantung? Kenali Gejalanya!
Entrepreneurship
Investasi
Perencanaan Keuangan
Asuransi
Pendidikan Anak
Pensiun
Perencanaan Pajak
Warisan
Lain-lain