Warning: session_start(): Cannot send session cookie - headers already sent by (output started at /home/frengki/public_html/config/connect.php:21) in /home/frengki/public_html/postdetail.php on line 5

Warning: session_start(): Cannot send session cache limiter - headers already sent (output started at /home/frengki/public_html/config/connect.php:21) in /home/frengki/public_html/postdetail.php on line 5
Frengki Kwan - QQ
 

Warning: fopen(counter/visit.db): failed to open stream: Permission denied in /home/frengki/public_html/counter/counter.php on line 41

Warning: fwrite() expects parameter 1 to be resource, boolean given in /home/frengki/public_html/counter/counter.php on line 43

Warning: fclose() expects parameter 1 to be resource, boolean given in /home/frengki/public_html/counter/counter.php on line 45
Frengki Kwan - QQ
 
Dengan Kunci ini masa depan gemilang Anda akan terbuka! -- www.frengkikwan.com --
     January 21, 2018, 23:08 PM
Untitled Document Today (232)  Yesterday (232)  Total Visitor (500000)  
Home QQ
Profile
QQ
Job
QQ
Property
QQ
Gallery
QQ
Inspiration
QQ
Dreams
QQ
Contact
Frengki Kwan - QQ
 
 
Saya, Frengki Kwan, bukanlah pribadi paling hebat di dunia bisnis, bukan juga
orang super sukses. Namun melalui website ini, sebuah website yang berisikan perjalanan menapaki tangga kesuksesan tentu mampu memberikan setitik cahaya harapan bagi masa depan para pembaca website ini.
Selamat membaca dan silakan persiapkan tangga kesuksesan Anda!

Category  >>  Kesehatan
 
Nyeri Otot, Pahami Secara Menyeluruh
 
Nyeri otot merupakan pengalaman yang umum dialami manusia yang mana intensitas nyerinya bervariasi dari mulai yang ringan sampai yang sangat mengganggu. Ada yang menghilang dalam beberapa hari, tetapi ada juga yang berlangsung lama sampai berbulan-bulan. Nyeri otot dapat terjadi di bagian tubuh mana saja, apakah itu di leher, punggung, pinggang, tungkai/kaki atau di lengan/tangan. Umumnya, nyeri otot bersifat lokal, tapi dapat juga nyeri tersebut menyebar.
 
Penyebab nyeri otot beragam, bisa berupa sprain atau strain, yaitu peregangan tiba-tiba pada otot atau
ligamen yang mengakibatkan tarikan mendadak pada sisi periosteal (perlekatan otot pada tulang). Hal ini dapat terjadi akibat kesleo/jatuh, atau sehabis mengerjakan pekerjaan yang tidak biasa dikerjakan, misalnya berkebun (mengangkat pot, mencangkul), mengerjakan pekerjaan rumah tangga (misalnya mengepel) atau mendadak berolahraga. Terkadang, strain terjadi karena hal yang sangat sepele, seperti membungkuk atau membalikkan tubuh ke belakang untuk meraih sesuatu, di mana tiba-tiba otot pinggang, leher, atau bahu menjadi nyeri. Umumnya, hal ini terjadi pada orang yang tidak pernah berolahraga.

Overus e merupakan penyebab lain dari nyeri otot. Aktivitas fisik/olahraga yang dilakukan dengan gerakan yang sangat cepat dan berlebih-lebihan atau latihan beban yang tidak dilakukan secara bertahap, tetapi langsung dengan beban yang beratnya rnelampaui kemampuan otot, memicu nyeri otot. Karena, selain otot tidak siap menghadapinya, otot juga tidak mendapat kesempatan untuk beristirahat.

Kontraksi otot yang berlangsung terus-menerus juga bisa memicu terjadinya nyeri otot. Hal ini sering terjadi pada orang yang sedang emosi, mengalami stress berat, atau postur tubuh yang salah yang dipertahankan dalam jangka waktu lama. Tanpa disadari, biasanya otot-otot di sekitar leher, bahu, dan pinggang mengalami ketegangan yang terus-menerus.

FISIOLOGI NYERI OTOT

Secara fisiologis, setiap periode kontraksi otot harus diikuti oleh periode relaksasi, sehingga darah mengalir kembali melalui pembuluh-pembuluh kapiler yang membawa oksigen baru dan mengeluarkan sisa-sisa metabolism yang terakumulasi akibat kerja otot. Kontraksi dan relaksasi yang terjadi secara bergantian memungkinkan aktivitas otot bebas dari rasa nyeri dan tidak melelahkan.

Kontraksi otot yang terus-menerus akan mengganggu siklus normal tersebut, di mana sirkulasi darah dalam otot menjadi tidak baik. Akibatnya, oksigenasi otot tidak adekwat sehingga terjadilah ischemia jaringan, demikian pula terjadi kegagalan pada pembuangan sisa-sisa metabolisme (metabolit). Kombinasi ischemia jaringan dan tertahannya metabolit, mengawali terjadinya proses peradangan jaringan yang akhirnya menimbulkan reaksi pada serabut-serabut otot dan jaringan-jaringan di sekitarnya sehingga terjadilah siklus nyeri yang menggangggu aktivitas sehari-hari. Bila menjadi kronis bisa juga mengganggu tidur sehingga menurunkan kualitas hidup penderita tersebut.

TERAPI

Berbagai terapi dapat mengatasi nyeri otot, antara lain terapi fisik/fisioterapi. Modalitas fisioterapi yang digunakan tergantung pada derajat dan lokasi nyeri, seperti diathermy, ultrasound, atau TENS (transcutaneous electrical stimulation); umumnya dilanjutkan dengan massage dan peregangan lembut pada otot tersebut. Latihan relaksasi sangat baik diberikan pada kasus-kasus di mana faktor stres, jelas menjadi penyebab nyeri otot tersebut. Penggunaan sinar laser juga memberikan hasil yang cukup memuaskan. Selain itu, ada teknik stretch dan spray dengan cara otot dan titik nyerinya disemprot dengan cairan pendingin lalu pelan-pelan diregang/stretch. Terapi lainnya bisa dengan penyuntikan obat-obatan pada titik nyeri. Dry needling, yaitu memasukkan jarum filiform ke dalam kulit dan otot, juga langsung ke titik nyeri; namun, walaupun tanpa obat-obatan efektivitasnya sama dengan penyuntikan menggunakan obat-obatan.

Tips Mencegah Nyeri Otot:
• Biasakan berolahraga secara teratur.
• Lakukan peregangan sebagai pemanasan dan pendinginan pada akhir latihan.
• Untuk latihan beban, mulailah dengan beban ringan dengan pengulangan tinggi (10-12x), kemudian beban dinaikkan bertahap dalam beberapa minggu.
• Peningkatan latihan harus dilakukan bertahap, baik lama maupun intensitasnya, lebih-lebih bila latihan tersebut baru pertama kali dilakukan.
• Latihan otot sebaiknya didampingi oleh trainer yang kompeten.
• Perhatikan postur tubuh yang benar saat bekerja, menyetir, maupun kegiatan lainnya.

Peran akupuntur dalam mengobati nyeri otot juga memberikan hasil yang sangat baik. Jarum akupuntur dapat merangsang tubuh untuk melepaskan endorphin (sejenis dengan morfin tetapi diproduksi oleh tubuh sendiri) yang berfungsi menghilangkan nyeri dan memberikan efek relaksasi. Namun bagi penderita dengan faktor stres mental jelas sebagai penyebab utamanya dan penderita tidak mampu mengatasi stres tersebut, sebaiknya berkonsultasi dengan psikolog atau psikiter di samping menjalani salah satu jenis terapi di atas.
 
   
inserted at 2011-12-06 14:18:00  |  Dr. Ratna Kalijana, Sp.RM Dokter Spesialis Rehabilitasi Medik - RS Puri Indah  
 
ARTICLE ARCHIVE  
   
Keluarga
Kesehatan
 
Anda SAKIT ...
Anda SAKIT KEPALA? Atasi dengan Jahe!
Menjaga Kebugaran ...
Menjaga Kebugaran Saat Bekerja
Kenali Stroke ...
Kenali Stroke dan Faktor Risikonya
Serangan Fajar ...
Serangan Fajar Stroke
Gaya Hidup ...
Gaya Hidup Sehat, Cara Jitu Cegah Stroke
Nyeri Otot, Pahami Secara Menyeluruh
Nyeri Punggung, ...
Nyeri Punggung, Si Pengganggu Aktivitas
Tanda-Tanda Sakit ...
Tanda-Tanda Sakit Jantung yang Sering Diremehkan
Bahaya Sakit ...
Bahaya Sakit Kepala, Kapan Harus Waspada?
Apa ltu ...
Apa ltu Psoriaris?
Depresi...
Dismenorea Pengganggu ...
Dismenorea – ‘Pengganggu’ Wanita
Kejang atau ...
Kejang atau Epilepsikah Seorang Anak?
Deteksi Dini ...
Deteksi Dini Kelainan Penyakit Tulang Belakang
Penyebab Penyakit, ...
Penyebab Penyakit, Jangan Langsung Nyalakan AC Saat Masuk Mobil
Penyakit Jantung? ...
Penyakit Jantung? Kenali Gejalanya!
Entrepreneurship
Investasi
Perencanaan Keuangan
Asuransi
Pendidikan Anak
Pensiun
Perencanaan Pajak
Warisan
Lain-lain