Warning: session_start(): Cannot send session cookie - headers already sent by (output started at /home/frengki/public_html/config/connect.php:21) in /home/frengki/public_html/postdetail.php on line 5

Warning: session_start(): Cannot send session cache limiter - headers already sent (output started at /home/frengki/public_html/config/connect.php:21) in /home/frengki/public_html/postdetail.php on line 5
Frengki Kwan - QQ
 

Warning: fopen(counter/visit.db): failed to open stream: Permission denied in /home/frengki/public_html/counter/counter.php on line 41

Warning: fwrite() expects parameter 1 to be resource, boolean given in /home/frengki/public_html/counter/counter.php on line 43

Warning: fclose() expects parameter 1 to be resource, boolean given in /home/frengki/public_html/counter/counter.php on line 45
Frengki Kwan - QQ
 
Dengan Kunci ini masa depan gemilang Anda akan terbuka! -- www.frengkikwan.com --
     April 21, 2018, 14:48 PM
Untitled Document Today (232)  Yesterday (232)  Total Visitor (500000)  
Home QQ
Profile
QQ
Job
QQ
Property
QQ
Gallery
QQ
Inspiration
QQ
Dreams
QQ
Contact
Frengki Kwan - QQ
 
 
Saya, Frengki Kwan, bukanlah pribadi paling hebat di dunia bisnis, bukan juga
orang super sukses. Namun melalui website ini, sebuah website yang berisikan perjalanan menapaki tangga kesuksesan tentu mampu memberikan setitik cahaya harapan bagi masa depan para pembaca website ini.
Selamat membaca dan silakan persiapkan tangga kesuksesan Anda!

Category  >>  Asuransi
 
Konsep Asuransi Jiwa Sebagai Alat Untuk Lebih Mempermudah Kondisi Dalam Hidup
 
Bisnis Asuransi Jiwa ini memastikan biaya yang pasti akan dikeluarkan dan tidak mungkin dapat dihindarkan. Jumlah rupiah yang dikeluarkan sangat bervariasi tergantung pada kebutuhan, gaya hidup serta standard hidup seseorang: namun dari segi biayanya sendiri hal itu pasti tidak dapat dihindarkan.
 
Namun begitu ada beberapa alternatif metode yang dapat dipilih untuk memenuhi biaya yang tidak terhindarkan tersebut, dimana dari semua alternatif yang ada maka Asuransi Jiwa merupakan cara yang paling mudah.

Jadi dalam hal ini kita dapat mengatakan pada setiap orang, sehubungan dengan kebutuhan akan Asuransi Jiwa: "Pada suatu waktu, suatu situasi tertentu, seseorang pasti akan membayar Asuransi Jiwa, tanpa peduli apakah orang tersebut membeli atau tidak membeli Asuransi Jiwa. Tidak ada pilihan apakah perlu membayar pengeluaran itu atau tidak; pilihan Anda hanyalah pada bagaimana akan membayar pengeluaran itu. Pada Asuransi Jiwa, Anda mendapatkan cara yang paling mudah untuk menutup pengeluaran tersebut.

Sayangnya, fakta yang mendasar bahwa biaya pengeluaran yang tidak terhindarkan ini tidak selalu terlihat nyata pada pandangan pembeli. Hal tersebut hanya akan terlihat pada saat wawancara dan sering hanya dihubungkan dengan kebutuhan tertentu pada Asuransi Jiwa. Pada saat mempertimbangkan untuk*membeli Asuransi Jiwa, prospek seringkali beranggapan bahwa mereka mempunyai pilihan antara tanggung jawab tertentu atau biaya tertentu yang harus dipersiapkan. Selama mereka mempunyai alasan pilihan seperti itu mereka tidak akan pernah bisa menghargai keuntungan dari Program Asuransi untuk lebih mempermudah kondisi tertentu yang kita tawarkan. Bahkan mungkin mereka akan menganggap program itu sebagai suatu "beban".

Kebenaran yang ada sesungguhnya adalah hidup itu sendiri pasti mempunyai kewajiban/tanggung jawab dimana hal itu tidak dapat dihindarkan. Bila kita mengakui bahwa biaya-biaya itu pasti kita hadapi dan pilihannya hanya pada cara bagaimana yang paling mudah untuk menutup biaya-biaya tersebut maka kita baru dapat mengetahui secara jelas dengan program Asuransi Jiwa yang merupakan cara yang paling mudah. Kemudian baru kita akan mengakui bahwa premi yang harus kita bayar itu hanya jumlah yang sangat kecil dan bukan merupakan suatu beban, bahkan merupakan cara mudah untuk menyiasati beban yang sangat berat.
Jumlah manfaat yang ada di Asuransi Jiwa pasti akan dibayar oleh seseorang, suatu saat.

Kita akan memperlihatkan prinsip mendasar di atas dengan menjabarkan kebutuhan Asuransi Jiwa untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia.

Biaya Kematian - Problem dari biaya kematian ini pasti akan dihadapi oleh semua orang. Biaya tersebut terjadi karena adanya pengeluaran yang tidak terelakkan seperti biaya dokter, rumah sakit, biaya penguburan, biaya pengacara, dll.
Pengeluaran tersebut dapat saja diabaikan oleh mereka yang tidak memikiran atau menyesalkan untuk mengalihkan kewajiban itu pada keluarga yang ditinggalkan, namun ingat bahwa biaya itu pasti ada, namun hanya masalah mengalihkan siapa yang harus menanggungnya. Pada saat konsultan menyebutkan satu persatu semua biaya tersebut dan memperlihatkannya pada prospek, konsultan tersebut tidaklah menciptakan masalah bagi mereka namun hanya semata–mata menjabarkan masalah yang sudah pasti ada.

Salah satu cara untuk memenuhi semua pengeluaran tersebut adalah menyisihkan uang sejumlah yang dibutuhkan segera. Namun ada cara lain yang jauh lebih mudah daripada hal tersebut. Akan lebih mudah dan praktis dengan menggunakan cara membeli program Asuransi Jiwa dan membayar preminya yang hanya berkisar 2% atau 3% setahun dari jumlah yang dibutuhkan. Pengeluaran tersebut akan keluar segera atau paling lama adalah 40 atau 50 tahun sebelum preminya terbayar penuh.

Pajak pemilikan dan warisan - Mari kita asumsikan bahwa kita telah memperhitungkan seluruh harta kita dan telah memutuskan setepat mungkin berapa banyak pajak yang harus kita bayar untuk jumlah itu. Jadi dalam hal ini kita telah membuat bukti nyata bahwa sejumlah uang tertentu diperlukan untuk membayar pajak dan dilihat dari segi pengeluarannya hal ini tidak dapat dihindarkan. Walaupun tarif pajak mungkin akan berubah di masa datang, namun tetap saja akan ada biaya yang harus dikeluarkan.

Pemilik rumah (harta milik) dihadapkan pada pilihan yang sederhana:

1. Pajak bisa dibayar dari harta/rumah itu sendiri, pada masa mendatang yang waktunya belum dapat ditetapkan, pada kondisi yang tidak tentu pula; atau

2. Kewajiban yang sama dapat dibayar sekarang juga secara tunai dengan jalan membeli polis Asuransi Jiwa single premium (satu kali pembayaran); atau bahkan dapat lebih mudah dengan cara mengangsur setiap tahun dan akan berhenti otomatis pada saat terjadi kematian dari pemilik polis; jadi pajak tertanggung memungkinkan dibayarkan secara mengangsur setiap bulan sebesar 2% sampai 5%.

Manfaat lainnya adalah pemilik rumah (kekayaan) sekarang dapat memilih dari seluruh harta kekayaan dan rumahnya yang dapat musnah untuk membayar wajib pajak daripada membiarkan petugas wajib pajak kekayaan menghapuskan harta/rumahnya yang paling baik setelah kematian pemiliknya.
Jadi pilihannya bukannya apakah harus membayar pajak atau tidak, namun cara yang mana yang harus dijalaninya apakah cara yang sulit atau cara yang paling mudah.

Asuransi pendidikan – Secara selintas hal ini sepertinya merupakan pengecualian dari konsep Asuransi Jiwa. Biaya untuk pendidikan tidak tetap dan tidak terelakkan seperti juga pada pajak dan biaya kematian.

Kenyataannya memang biaya ini dapat dihindarkan hanya jika pendidikan juga dihindarkan seluruhnya. Namun, jika seorang anak pergi ke sekolah pasti memerlukan uang, tanpa peduli darimana sumbernya. Dari situ bisa dilihat kita tidak dapat lari dari pengeluaran biaya pendidikan. Jumlah yang dibutuhkan sangat bervariasi namun kalau anak harus sekolah di Universitas maka harus disiapkan uangnya.

Memang benar banyak cara untuk menyiapkan dana tersebut. Pertama, misalnya menyuruh anak mencari uang selagi mereka bersekolah. Hal ini tidak menghindari biaya namun hanya mentransfer biaya saja.

Metode kedua, adalah membayar uang sekolahnya dari gaji pada saat anak tersebut masuk sekolah. Metode itu sama seperti pada metode di atas mencari uang selagi anak sekolah dimana sangatlah sulit dan mahal.

Cara yang paling mudah adalah dengan jalan kita melihat beberapa tahun kedepan dan membayar biaya pendidikan tersebut, berapapun biaya yang dibutuhkan, dengan jalan mengangsur lebih awal. Jumlah yang berkurang dapat dirubah dengan jalan yang tetap lebih mudah dengan jalan mengurangi biaya dari nilai tunai yang cukup besar menjadi cara yang lebih mudah dengan angsuran setiap tahun.

Jika prospek mengatakan pada konsultan betapa tingginya biaya polis Asuransi Jiwa untuk pendidikan anak, maka ingatkanlah bahwa-programnya sendiri tidak ada biayanya namun banyak manfaat yang tampak dari situ. Adakah pendidikan itu sendiri yang memakan biaya dan bukan kontrak asuransi jiwanya. Polis Asuransi jiwa hanyalah mengurangi biaya dari nilai tunai yang cukup besar menjadi cara yang lebih mudah dengan angsuran setiap tahun.

Dana Pensiun - Jika seorang prospek ragu - ragu untuk menyisihkan penghasilannya setiap tahun dalam jumrah yang cukup besar yang akan dipakai untuk dirinya sendiri dan berkata,' Ini adalah polis untuk orang kaya" maka orang tersebut tidak rasional. Adalah suatu hal yang nyata bahwa seseorang tetap memerlukan biaya. Hidup yang cukup tinggi setelah dia selesai bekerja. Biaya hidup setelah pensiun tidak dapat dihindarkan. Jika seseorang tidak menyediakan dana yang cukup untuk hari tuanya, mereka tetap harus membayarkanya dengan hal yang lain pada saatnya nanti. Dan seringkali waktu yang paling susah untuk mencari uang adalah saat Anda sudah terlalu berpengalaman hampir dua pertiga dari hidup anda.

Cara yang paling sulit untuk mencukupi kebutuhan hidup setelah masa pension adalah bila telah mengalami rasa yang sangat menyedihkan saat menerima belas kasih dari orang lain. Apakah itu belas kasih dari lingkungan tertentu atau pun dari anak sendiri tetap saja hal ini menyedihkan.

Asuransi Jiwa dapat memberikan kehidupan yang layak bagi seorang pensiunan tanpa perlu lagi bekerja sebesar separuh dari modal yang dibutuhkannya iika dia merencanakan untuk hidup dari bunga/dividen investasi modalnya. Sebagai tambahan modal ini dapat dibeli dengan cara rnengangsur.

Bukankah ini cara yang lebih mudah ?

Perlindungan keluarga - Konsep ini tidak begitu jelas di mata pembeli. Mereka cenderung mengasumsikan bahwa mereka masih mempunyai pilihan antara apakah jumlah Asuransi Jiwa yang mereka butuhkan akan dapat digantikan atau tidak. Pada kenyataannya biaya hidup orang yang ditinggalkan akan terus berialan persis sewaktu pencari nafkah masih bekerja. Kita tidak dapat lari dari biaya tersebut, sama seperti kita tidak dapat terhindar dari biaya pajak harta kekayaan, biaya pensiun ataupun biaya pendidikan. Selama kita masih hidup tidak ada cara lain untuk menghindari biaya hidup, walaupun memang banyak cara untuk menutup biaya-biaya tersebut.

Suatu keluarga yang telah ditinggalkan oleh pencari nafkahnya tanpa ditinggalkan Asuransi yang mencukupi akan dapat dengan cepat mengatakan pada Anda betapa mudahnya syarat dari Asuransi Jiwa. Mereka tahu bahwa mereka telah membayar manfaat dari Asuransinya dengan jalan yang susah - dengan jalan bekeria sepanjang hari, sepanjang bulan dan sepanjang tahun untuk mencukupi biaya hidupnya sendiri.

Mereka harus membayar manfaatnya dengan jumlah besar dalam waktu yang sangat singkat dimana hal itu sebenarnya dulu dapat saja dibayarkan secara mengangsur dalam jumlah yang tidak membebani.

Sandang, Pangan dan Papan sangat membutuhkan biaya. Jadi bukannya Polis Asuransi Jiwanya yang mahal. Seseorang dapat memutuskan kewajibannya dengan jalan yang paling mudah yaitu dengan Asuransi Jiwa.

Selalu ada biaya yang harus dikeluarkan oleh seseorang setiap jam selama dia tinggal di bumi ini. Tidak ada seorangpun yang dapat lari dari fakta tersebut. Syarat hidup itu memang berat, namun syarat asuransi Jiwa itu sangat mudah. Hal ini adalah kebenaran yang telah diketahui oleh setiap konsultan namun seringkali dilupakannya. Dan kebenaran ini seringkali oleh konsultan dianggap telah dimengerti oleh para pembeli walaupun kenyataannya seringkali tidak begitu.

Dan adalah benar, bahwa bila dimengerti oleh para pembeli akan membuat pembelian asuransi jiwa yang diperlukan lebih wajar dan logis di mata pembeli dibandingkan dengan makin tingginya pajak dan biaya hidup dan membelinya dengan kondisi yang menyenangkan - dimana hal itu menyebabkan prospek menyambut lebih tulus penawaran yang dilakukan oleh Asurans Jiwa, karena cara yang lebih mudah lebih dibutuhkan pada saat tekanan keuangan makin besar. Syarat hidup itu sangat berat, namun syarat dalam Asuransi Jiwa itu sangat mudah. Dengan memiliki dasar Asuransi Jiwa yang cukup, maka seseorang akan bebas untuk menginvestasikan kelebihan uangnya dalam program yang wajar.
 
   
inserted at 2012-02-10 14:43:00  
 
ARTICLE ARCHIVE  
   
Keluarga
Kesehatan
Entrepreneurship
Investasi
Perencanaan Keuangan
Asuransi
 
Pandangan Tentang ...
Pandangan Tentang Asuransi
Konsep Asuransi ...
Konsep Asuransi Jiwa Sebagai Perlindungan Keluarga
Konsep Asuransi ...
Konsep Asuransi Jiwa Sebagai Bantuan Penghematan
Konsep Asuransi Jiwa Sebagai Alat Untuk Lebih Mempermudah Kondisi Dalam Hidup
Konsep Asuransi ...
Konsep Asuransi Jiwa Sebagai Pencipta dan Pemelihara Harta Kekayaan
Konsep Asuransi ...
Konsep Asuransi Jiwa Sebagai Perlindungan Nilai-Nilai Kehidupan Manusia
Konsep Asuransi ...
Konsep Asuransi Jiwa Sebagai Investasi
Konsep Asuransi ...
Konsep Asuransi Jiwa Sebagai Property Yang Tidak Tertandingi
arik
Pendidikan Anak
Pensiun
Perencanaan Pajak
Warisan
Lain-lain