Warning: session_start(): Cannot send session cookie - headers already sent by (output started at /home/frengki/public_html/config/connect.php:21) in /home/frengki/public_html/postdetail.php on line 5

Warning: session_start(): Cannot send session cache limiter - headers already sent (output started at /home/frengki/public_html/config/connect.php:21) in /home/frengki/public_html/postdetail.php on line 5
Frengki Kwan - QQ
 

Warning: fopen(counter/visit.db): failed to open stream: Permission denied in /home/frengki/public_html/counter/counter.php on line 41

Warning: fwrite() expects parameter 1 to be resource, boolean given in /home/frengki/public_html/counter/counter.php on line 43

Warning: fclose() expects parameter 1 to be resource, boolean given in /home/frengki/public_html/counter/counter.php on line 45
Frengki Kwan - QQ
 
Dengan Kunci ini masa depan gemilang Anda akan terbuka! -- www.frengkikwan.com --
     April 24, 2018, 09:42 AM
Untitled Document Today (232)  Yesterday (232)  Total Visitor (500000)  
Home QQ
Profile
QQ
Job
QQ
Property
QQ
Gallery
QQ
Inspiration
QQ
Dreams
QQ
Contact
Frengki Kwan - QQ
 
 
Saya, Frengki Kwan, bukanlah pribadi paling hebat di dunia bisnis, bukan juga
orang super sukses. Namun melalui website ini, sebuah website yang berisikan perjalanan menapaki tangga kesuksesan tentu mampu memberikan setitik cahaya harapan bagi masa depan para pembaca website ini.
Selamat membaca dan silakan persiapkan tangga kesuksesan Anda!

Category  >>  Asuransi
 
Konsep Asuransi Jiwa Sebagai Property Yang Tidak Tertandingi
 
Mari kita coba membayangkan pergi ke kantor Presiden Direktur Perusahaan Uptow Nasional Bank & Trust Company dan membuat proposal keuangan.
 
Saya menghadap Presdir dan berkata," Di tetangga sebelah saya ada area yang kecil yang masih kosong dimana saya sangat tertarik .....Saya yakin bahwa perkembangan kota akan menuju ke arah daerah tersebut sehingga nilai tanah disana pasti akan cepat naik. Jadi saya.sudah menetapkan untuk menginvestasikan uang saya untuk tanah di daerah itu.

"Ada beberapa alasan mengapa saya lebih memilih tanah kosong daripada investasi seperti rumah yang dapat langsung menghasilkan pendapatan. Saat ini saya tidak terlalu membutuhkan pendapatan lain karena saat ini adalah saat terbaik saya dalam mendapatkan penghasilan. Lagipula sebagian besar penghasilan saya saat ini, nantinya akan dipakai untuk membayar pajak. Dengan alasan - alasan tersebut, saya kira tanah kosong merupakan pikiran yang paling baik untuk dibeli saat ini dimana saya yakin nilai akan naik cukup tinggi sehingga saya akan mendapatkan balik modal yang sengaja dipersiapkan untuk investasi di hari nanti. Namun tetap saja tanah kosong masih merupakan spekulasi dan karena saya tidak mau kehilangan uang saya, saya ingin ada perjanjian antara Bank Anda dengan saya.

"Saya telah mempelajari proposal dari Departemen KPR Anda. Sekarang bila saya telah membeli tanah tersebut dengan harga sekian, saya ingin dapat jaminan tertulis dari Anda bahwa:

1. Tanah tersebut akan terus bernilai selama 30 tahun dari sekaranq dan Bank Anda akan membayar sejumlah nilainya pada saat itu.

2. Saya siap untuk menerima penurunan nilai dalam waktu dekat ini jika saya
memutuskan untuk menjual minggu depan atau bulan depan atau tahun
depan.
Namun dengan mengesampingkan penurunan mendadak tersebut,

a. Saya ingin Bank menjamin bahwa setiap hari dari tiap tahunnya untuk 30 tahun mendatang, tanah akan dijamin nilainya di pasar yang secara matematis proporsional dari jumlah nilainya saat itu.
b. Saya ingin Bank dapat menjamin untuk membelinya kembal dari saya pada nilai yang ada pada saat ditawarkan tanpa ada pertanyaan lagi.

3. Saya ingin Anda menjamin bahwa setiap saat Anda dapat meminjamkan uang sampai senilai 100% (tidak 50% atau 66% namun 100%) dari nilai tanah tersebut dipasaran. Saya ingin anda menjamin bahwa anda hanya akan memberikan bunga kredit tidak lebih 5% dan anda akan terus menanggung pinjaman tersebut selama saya pilih .... dan tidak semata-mata Anda pilih - tanpa meminta pembayaran kembali atau mengancam untuk membatalkan kontrak.

4. Saya ingin jaminan bahwa jika saya tidak hidup untuk 30 tahun, maka Anda akan mengambil alih tanah tersebut pada hari kematian saya dan dengan mengesampingkan apakah akan bernilai atau tidak nanti, Anda akan membayarkan harga penuh sesuai dengan harga 30 tahun nantinya pada ahli warisnya. Jaminan ini harus berlaku saat ini walau mungkin saya akan meninggal besok.

5. Saya ingin Anda menyetujui untuk mengambil alih seluruh pajak pendapatan yang pasti nantinya akan dibebankan kepada ahli waris saya pada saat mereka menerima warisan tanah saya tersebut jadi dengan begitu mereka akan menerimanya secara penuh dan bebas dari beban pajak.

6. Saya ingin Anda menyetujui bahwa Departemen Perwalian Anda akan mengadministrasi jumlah ini baik untuk ahli waris saya bila saja saya meninggal terlalu cepat, atau untuk saya bila saya menjual tanah tersebut pada usia 65 tahun, dengan kondisi seperti yang telah saya pilih atau mereka pilih, jika saya batal mungkin saya tidak jadi memilih - dan menyerahkan urusan ini tanpa ada biaya ataupun pembayaran dalam bentuk apapun.

7. Disamping itu semua, saya ingin Bank menyetujui untuk membayar setiap dan semua pajak atau segala macam biaya yang mungkin timbul dari prmbelian tanah tersebut selama 30 tahun sebelum saya menjualnya kepada Anda dengan nilai penuh.

8. Dan yang terakhir, saya ingin Bank memberikan perlakuan yang berbeda terhadap saya pada pembelian tanah itu dengan memberikan saya kesempatan untuk mencicilnya selama 20 tahun, jika mungkin saya berubah pikiran untuk membayarnya dalam bentuk tunai. Dalam hal itu, saya ingin mendapatkan bunga serendah-rendahnya - kurang dari 4 % - dan yang penting, saya ingin Bank Anda menyetujui untuk membayar seluruh angsuran saya yang mungkin tertunda setelah kematian saya dan menyerahkan tanah tersebut dengan nilai penuh pada ahli waris saya sesegera mungkin, jika saya tidak dapat hidup terus untuk meneruskan membayar angsuran.

"Hanya itulah yang saya minta pada Anda. Jika Bank Anda dapat memberikan jaminan seperti tersebut diatas maka saya akan membeli tanah itu".

Dan management Bank itu pasti akan tertawa!.

Ya, petugas Bank tersebut memang bisa jadi tertawa keras.

Padahal yang kita katakan saat itu adalah menerangkan tentang Dwiguna dengan premi tunggal (single premium) dan diterbitkan saat tertanggung berusia 35 tahun dengan tarip yang telah ditentukan - atau investasi yang sama yang dibeli dengan 20 kali angsuran, yang dikenal denqan Dwiguna 65 dengan masa Pembayaran Premi 20 tahun.

Jadi disini dapat dijelaskan bahwa Program invetasi ini adalah suatu investasi yang lebih menguntungkan daripada investasi lain karena akan menciptakan penghasilan pada saat penghasilan dari investasi ini tidak terlalu dibutuhkan – yaitu selama masa orang tersebut masih terus bekerja - namun akan memberikan penghasilan sangat besar dan pasti pada saat dibutuhkan karena penghasilan yang dihasilkan selama masa kerja telah terpotong oleh karena kematian yang mendadak atau berkurang karena pensiun.

Apakah dibeli secara kontan pada saat itu juga atau selama masa tertentu, Asuransi Jiwa adalah merupakan salah satu investasi terbaik yang telah dirancang.
 
   
inserted at 2012-02-24 18:27:00  
 
ARTICLE ARCHIVE  
   
Keluarga
Kesehatan
Entrepreneurship
Investasi
Perencanaan Keuangan
Asuransi
 
Pandangan Tentang ...
Pandangan Tentang Asuransi
Konsep Asuransi ...
Konsep Asuransi Jiwa Sebagai Perlindungan Keluarga
Konsep Asuransi ...
Konsep Asuransi Jiwa Sebagai Bantuan Penghematan
Konsep Asuransi ...
Konsep Asuransi Jiwa Sebagai Alat Untuk Lebih Mempermudah Kondisi Dalam Hidup
Konsep Asuransi ...
Konsep Asuransi Jiwa Sebagai Pencipta dan Pemelihara Harta Kekayaan
Konsep Asuransi ...
Konsep Asuransi Jiwa Sebagai Perlindungan Nilai-Nilai Kehidupan Manusia
Konsep Asuransi ...
Konsep Asuransi Jiwa Sebagai Investasi
Konsep Asuransi Jiwa Sebagai Property Yang Tidak Tertandingi
arik
Pendidikan Anak
Pensiun
Perencanaan Pajak
Warisan
Lain-lain